REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Program Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat apresiasi positif dari para peternak di daerah. Metode reproduksi ternak melalui penyuntikan sperma ke sapi betina tersebut dinilai mampu mempercepat angka kelahiran dan meningkatkan mutu hewan ternak.

Puncak pelaksanaan gerakan inseminasi buatan berlangsung serentak di berbagai wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Jember, pada Senin (24/11/2025). Ratusan sapi turut mengikuti program tersebut di Arum Sabil City Forest, Kecamatan Sumbersari.

Inseminasi buatan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjawab tantangan ketahanan pangan dan mendukung target swasembada daging nasional. Sistem reproduksi ini memungkinkan proses pengembangbiakan berlangsung lebih terarah dibanding perkawinan alami.

Salah satu peternak asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Karnadi, menyambut baik adanya program tersebut. Menurutnya, metode inseminasi buatan memberi dampak signifikan bagi produktivitas ternak serta membuka peluang ekonomi lebih luas bagi para peternak.

“Keuntungannya terasa sekali. Perkembangan sapi jauh lebih cepat, penanganan juga lebih mudah. Dari sisi pengembangan maupun penjualan, metode ini sangat menguntungkan,” ujar Karnadi.

Ia juga menambahkan bahwa selama mengikuti program inseminasi buatan yang difasilitasi pemerintah, kondisi kesehatan ternaknya tetap stabil tanpa kendala berarti.

Hingga November 2025, tercatat lebih dari 1.099.000 ekor sapi di Jawa Timur telah menjalani proses inseminasi buatan. Capaian tersebut mengantarkan Pemprov Jawa Timur meraih penghargaan MURI sebagai daerah dengan realisasi inseminasi buatan tertinggi di Indonesia sepanjang 2025.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *