REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember segera mengeksekusi salah satu program unggulannya, Mlijo Cinta, yang ditujukan untuk mendukung para pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UMKM. Program ini ditargetkan mulai direalisasikan hingga akhir tahun 2025.
Program Mlijo Cinta disosialisasikan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait dalam kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) yang digelar di Kecamatan Tempurejo, Sabtu lalu. Kegiatan tersebut menjadi sarana pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai program prioritas kepada masyarakat.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa Mlijo Cinta merupakan bentuk keberpihakan konkret pemerintah daerah kepada PKL dan UMKM. Menurutnya, para pedagang tidak membutuhkan teori, melainkan arahan dan bantuan nyata agar usaha mereka dapat berkembang.
“Kita punya program Gerobak Cinta. Di setiap acara Bunga Desaku kami selalu mengumpulkan dan bersilaturahmi dengan para UMKM dan PKL. Keberpihakan konkret Pemkab Jember kepada PKL dan UMKM, mereka tidak butuh teori, yang mereka butuhkan adalah diarahkan dan diberi bantuan,” ujar Bupati Fawait.
Ia menegaskan, selama ini PKL belum banyak mendapat perhatian nyata. Melalui Mlijo Cinta, Pemkab Jember ingin membuktikan komitmen tersebut.
“Ingat, para PKL sejauh ini belum pernah menerima perhatian konkret. Hari ini kita buktikan bahwa kita tidak omong kosong, tapi PKL kita bantu gerobaknya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jember Sartini menjelaskan bahwa seluruh persiapan program Mlijo Cinta saat ini terus dikebut agar dapat direalisasikan sesuai target.
“Alhamdulillah laporan dari teman-teman, insya Allah minggu depan sudah mulai distribusi. Kami sudah punya data penerima, kemudian data itu kami perkuat dengan memberikan pelatihan peningkatan SDM,” jelas Sartini.
Ia menambahkan, sebelum menerima rombong atau gerobak, para penerima manfaat akan terlebih dahulu dibekali pelatihan agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak pada peningkatan usaha.
“Jadi sebelum mereka menerima rombong, kami latih terlebih dahulu,” imbuhnya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Jember, terdapat 2.500 orang penerima manfaat dalam program Mlijo Cinta. Rinciannya, 2.300 penerima akan mendapatkan rombong gratis, sedangkan 200 penerima lainnya memperoleh gerobak gratis.
Dengan program ini, Pemkab Jember berharap para pedagang kaki lima dapat naik kelas, meningkatkan kualitas usaha, serta memperkuat perekonomian kerakyatan di Kabupaten Jember.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
