REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember sejak Senin siang mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satu dampak paling serius terjadi di Kecamatan Sukorambi, di mana jembatan gantung di Dusun Darungan, Desa Jubung, terputus akibat diterjang material banjir pada Senin malam.
Peristiwa putusnya jembatan gantung tersebut terekam pada malam hari saat debit Sungai Bedadung meningkat tajam. Jembatan sepanjang kurang lebih 100 meter yang membentang di atas sungai ambruk setelah diterjang arus deras yang membawa material banjir berupa barongan bambu.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, tinggi muka air Sungai Bedadung saat itu hanya berjarak sekitar satu meter dari bibir jembatan. Namun, derasnya arus banjir membuat jembatan gantung yang telah berusia sekitar 25 tahun tersebut tidak mampu bertahan.
Akibat kejadian ini, akses penghubung antara wilayah Darungan RW 08 di sisi utara sungai dan RW 09 di sisi selatan sungai terputus total. Warga terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ketua RW 08 Dusun Darungan, Mulyadi, mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama warga selama bertahun-tahun.
“Jembatan ini sangat vital bagi warga, terutama untuk aktivitas anak-anak sekolah, mengaji, dan mobilitas sehari-hari masyarakat,” ujarnya.
Selain memutus akses jembatan, tingginya intensitas hujan sejak Senin siang hingga sore hari juga menyebabkan sejumlah rumah warga di bantaran Sungai Bedadung tergenang air. Banjir dilaporkan tidak hanya terjadi di Sukorambi, tetapi juga merendam beberapa kecamatan lain di wilayah Kabupaten Jember.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat serta perbaikan jembatan, mengingat perannya yang sangat penting bagi keselamatan dan mobilitas masyarakat setempat.
Reporter: Suyono
