REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Puluhan warga Lingkungan Gumuksari, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, mendatangi kantor kelurahan setempat, Rabu (24/12/2025). Mereka menyampaikan keresahan atas perilaku seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan dinilai membahayakan keselamatan lingkungan.
Keresahan warga memuncak setelah terjadi insiden pembakaran rumah yang dilakukan oleh pelaku terhadap rumah yang selama ini ditempatinya. Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video ponsel milik warga dan terjadi pada Sabtu lalu.
Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria membakar bagian rumahnya sendiri. Warga yang panik kemudian berupaya mengamankan pelaku karena dinilai membahayakan dan kerap membuat keributan di lingkungan sekitar.
Ketua RT 01 Lingkungan Gumuksari, Suwando, mengatakan peristiwa itu terjadi dengan cepat dan hampir merembet ke rumah warga lain.
“Waktu kejadian saya sedang di RSUD dr. Soebandi, lalu ditelepon warga. Saat saya sampai lokasi sudah ramai. Warga mengatakan pelaku sempat membakar kertas dan sudah ditegur, tapi akhirnya terjadi kebakaran. Warga panik lalu menghubungi pemadam kebakaran. Sekitar tujuh sampai delapan menit kemudian pemadam datang. Untungnya waktu itu hujan deras, kalau tidak, beberapa rumah di sekitar bisa ikut terbakar,” ujarnya.
Insiden tersebut mendorong puluhan warga RW 28 RT 01 Gumuksari mengadu ke kantor Kelurahan Tegal Besar. Mereka mengaku resah atas perilaku pelaku berinisial H.L., yang selama ini kerap menimbulkan rasa tidak aman dan dikhawatirkan mengarah pada tindakan kriminal.
Menanggapi aduan warga, Lurah Tegal Besar Maria Hardajati membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan pihak kelurahan akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi bersama pihak terkait.
“Begitu menerima informasi, saya langsung menghubungi tiga pilar dan perwakilan dari Kimsos untuk menentukan tindak lanjutnya. Apakah dilakukan pengamanan sambil pembinaan atau langkah lainnya. Yang bersangkutan ini masih usia produktif, sehingga perlu ditangani bersama agar ke depan bisa lebih baik,” kata Maria.
Ia menambahkan, pihak kelurahan juga akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta Babinsa untuk memastikan penanganan yang tepat dan berkelanjutan.
Saat ini, pelaku telah diamankan dan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Lawang, Malang, melalui fasilitasi LIPOSOS Jember untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Warga berharap pemerintah memberikan penanganan serius dan berkelanjutan terhadap kasus tersebut agar kejadian serupa tidak terulang dan keamanan lingkungan tetap terjaga.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
