REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Situbondo terus mendorong transformasi sektor pertanian dan perkebunan melalui kolaborasi strategis dengan Politeknik Negeri Jember (Polije). Kerja sama ini diarahkan untuk memodernisasi pertanian berbasis riset dan teknologi, sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau langsung fasilitas riset di Kampus Politeknik Negeri Jember, Rabu (24/12/2025). Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Situbondo dan Polije dalam pengembangan pendidikan vokasi serta sektor pertanian dan perkebunan.
Bupati Rio mengatakan, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi fondasi utama untuk mendorong Situbondo “naik kelas”, terutama dalam memperkuat basis ekonomi daerah.
“Basis ekonomi Situbondo itu ada di pertanian dan perkebunan. Kalau kita ingin naik kelas, kita butuh tangga yang kokoh. Tangga paling kokoh untuk naik kelas itu adalah kampus,” ujar Bupati Rio.
Ia menambahkan, kerja sama ini juga membuka peluang pembangunan kampus ketujuh Polije di Kabupaten Situbondo, sebagai pusat pendidikan, riset, dan inovasi pertanian.
“Isu utamanya memang potensi pembangunan kampus ketujuh di Situbondo. MoU ini menjadi tindak lanjut komunikasi kami, terutama di bidang pendidikan dan penelitian,” katanya.
Menurut Bupati Rio, komoditas kopi dan tembakau sebagai unggulan Situbondo memerlukan sentuhan teknologi dan riset agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Jember Saiful Anwar menyatakan kesiapan Polije untuk bersinergi mendukung transformasi pertanian di Kabupaten Situbondo melalui pendidikan vokasi, riset terapan, dan pendampingan langsung kepada petani.
“Beliau sangat tegas terkait kemajuan pendidikan tinggi vokasi. Take line dari Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk bisa segera naik kelas kami tindak lanjuti secara konkret,” kata Saiful.
Saiful menjelaskan, salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan Polije adalah rencana pendirian kampus ketujuh di Situbondo dalam waktu dekat.
“Kami menyiapkan Kampus 7 di Kabupaten Situbondo. Arahan beliau juga sangat jelas bagaimana mendongkrak potensi perkebunan kopi, tembakau, dan komoditas pertanian lainnya. Ini selaras dengan kompetensi yang kami miliki di Politeknik Negeri Jember,” ujarnya.
Ke depan, keberadaan kampus Polije di Situbondo diharapkan menjadi pusat inovasi dan transfer teknologi, sehingga mampu mendorong sektor pertanian dan perkebunan di Kota Santri naik kelas serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
