REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Laga lanjutan Babak 32 Besar Liga 4 Jawa Timur 2025/2026 antara Persid Jember kontra Persekakap Kota Pasuruan berakhir tanpa pemenang. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jember Sport Garden, Rabu (7/1/2026) sore, ditutup dengan skor kacamata 0-0.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil dengan tempo tinggi. Persid Jember maupun Persekakap Kota Pasuruan saling menekan dan memperagakan permainan keras demi mengamankan poin penting di fase grup.

Intensitas pertandingan yang tinggi membuat kontak fisik tak terhindarkan. Wasit beberapa kali harus menghentikan jalannya laga akibat pelanggaran yang terjadi di berbagai sektor lapangan. Meski sejumlah peluang tercipta, rapatnya lini pertahanan kedua tim membuat skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan justru semakin meningkat. Jual beli serangan terus terjadi, disertai atmosfer panas di dalam lapangan. Momen krusial hadir pada menit ke-72, ketika kapten Persekakap Kota Pasuruan, Amir Mahmud, diganjar kartu merah usai melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persid Jember.

Keputusan wasit sempat memicu protes dari sejumlah pemain Persekakap, hingga pertandingan harus terhenti sejenak. Unggul jumlah pemain, Persid Jember berupaya memanfaatkan situasi dengan meningkatkan tekanan di sisa waktu pertandingan. Namun, solidnya pertahanan Persekakap membuat setiap peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.

Pelatih Persid Jember, Agus Yuwono, menilai anak asuhnya telah berjuang maksimal meski gagal meraih kemenangan.

“Kami sudah berjuang semaksimal mungkin. Tekanan di pertandingan ini sangat luar biasa. Sebenarnya ada peluang untuk mencetak gol lebih, tapi hasilnya memang belum sesuai harapan. Tidak apa-apa, karena masih ada satu pertandingan lagi yang akan kita maksimalkan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Persekakap Kota Pasuruan, Dimas Fajar, mengakui laga berjalan dengan tensi tinggi dan tekanan besar, baik dari suporter maupun permainan lawan.

“Tensi pertandingan sangat tinggi karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin. Tekanan dari suporter dan tim lawan cukup terasa, sehingga pemain terlihat agak tergesa-gesa. Ke depan kami berharap pemain bisa tampil lebih tenang untuk meraih poin,” katanya.

Hasil imbang ini membuat Persid Jember harus puas membawa pulang satu poin dan bertengger di posisi runner-up Grup D-D Babak 32 Besar Liga 4 Jawa Timur 2025/2026.

Pada laga terakhir grup, skuad Macan Raung akan menjalani partai penentuan menghadapi Inter Kediri, Jumat (9/1/2026), kembali di Stadion Jember Sport Garden.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *