REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Jember memicu banjir luapan di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Rabu (14/1/2026). Sedikitnya 76 kepala keluarga terdampak akibat luapan Kali Clutak yang tidak mampu menampung debit air.
Banjir merendam permukiman warga di Dusun Kepel dengan ketinggian air bervariasi antara 70 hingga 90 sentimeter. Bahkan di beberapa titik wilayah yang lebih rendah, ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari satu meter.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa sore hingga malam hari.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian ini diawali hujan cukup deras sejak pukul 16.00 sampai sekitar pukul 19.00. Akibatnya terjadi luapan Kali Clutak di Desa Ampel,” ujar Edy Budi Susilo.
Ia menyebutkan, banjir berdampak pada 76 kepala keluarga yang tersebar di dua RT, yakni RT 02 dan RT 03 RW 25.
“Awalnya ketinggian air masih di kisaran 50 sentimeter, kemudian terus naik hingga 70 sentimeter. Di beberapa wilayah yang tanahnya rendah atau jeglong, ketinggian air bahkan mencapai di atas satu meter,” jelasnya.
Sejumlah warga terpaksa melakukan evakuasi mandiri pada Rabu dini hari untuk menghindari risiko yang lebih besar. BPBD Jember langsung menurunkan personel ke lokasi untuk membantu evakuasi, melakukan asesmen, serta pendataan dampak banjir.
Hingga Rabu siang, genangan air masih terlihat di sejumlah titik meski perlahan mulai surut.
BPBD Jember mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
