REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pandalungan Jember membidik peningkatan kinerja optimal pada tahun 2026 melalui penerapan sistem digitalisasi layanan serta peningkatan efisiensi produksi air. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kinerja perusahaan sekaligus menekan tingkat kehilangan air.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumdam Tirta Pandalungan Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, saat memberikan keterangan di pabrik produksi air minum dalam kemasan (AMDK) Hazora di Kecamatan Kaliwates, Rabu (21/1/2026) pagi.

Regar menegaskan, Perumdam Tirta Pandalungan akan melakukan pembenahan menyeluruh pada sistem kerja dan layanan. Salah satunya dengan menerapkan sistem digital guna memantau produksi dan distribusi air secara lebih akurat.

Penerapan digitalisasi tersebut diharapkan mampu menekan tingkat kehilangan air yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama badan usaha milik Pemerintah Kabupaten Jember tersebut.

Selain fokus pada layanan air bersih, Perumdam Tirta Pandalungan Jember juga terus mendorong pengembangan bisnis AMDK Hazora sebagai sumber pendapatan perusahaan. Regar mengklaim, sepanjang tahun 2025 penjualan Hazora mencatatkan hasil positif dan bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

“Hazora ini memang sudah ditargetkan sejak tahun 2025. Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari manajer, realisasinya sudah melampaui target. Ke depan tentu targetnya akan kami tingkatkan dan semoga bisa tercapai,” ujar Regar.

Ia menambahkan, peningkatan kinerja bisnis Hazora diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi Pemerintah Kabupaten Jember.

“Ini juga menjadi salah satu sumbangsih untuk Pemerintah Kabupaten Jember, sehingga PDAM bisa menjadi perusahaan yang sehat dan dapat diandalkan ke depan,” lanjutnya.

Pada tahun 2026, Perumdam Tirta Pandalungan Jember menargetkan nilai penjualan AMDK Hazora mampu menembus Rp5 miliar. Untuk mencapai target tersebut, pasar Hazora akan diperluas, khususnya ke lingkungan perkantoran dan instansi pemerintah.

Selain penguatan bisnis, Regar menyebutkan bahwa pada awal tahun ini pihaknya akan memprioritaskan penguatan internal organisasi.

“Di awal tahun ini kami fokus pada program-program jangka pendek, minimal tiga bulan ke depan. Penguatan internal antar divisi menjadi penting agar masing-masing divisi bisa bekerja sama dengan baik dan saling mendukung satu sama lain,” pungkasnya.

Reporter : Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *