REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Aksi pencurian di sebuah warung kopi di Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, viral di media sosial. Dua pelaku yang diduga masih berusia remaja terekam kamera pengawas (CCTV) saat menguras barang dagangan dan barang berharga milik pemilik warung, dengan kerugian mencapai jutaan rupiah.
Dalam rekaman CCTV yang beredar luas, terlihat dua remaja masuk ke dalam warung kopi yang berada di pinggir jalan. Keduanya tampak tenang saat mengambil berbagai barang dagangan, mulai dari minuman, mie instan, roti, hingga barang elektronik yang ada di dalam warung.
Pemilik warung, Sulasih, mengatakan aksi pencurian tersebut diketahui pada pagi hari setelah dirinya memeriksa rekaman CCTV. Dari rekaman terlihat pelaku masuk sekitar pukul setengah tiga dini hari dengan cara mencongkel pintu.
“Ketahuannya pagi. Kalau dilihat dari CCTV, kejadian sekitar setengah tiga. Masuk lewat pintu lalu dicungkil,” ujar Sulasih.
Ia menyebut hampir seluruh barang dagangan di warungnya diambil pelaku, mulai dari minuman, kopi rentengan, telur, gula, susu, roti, mie instan, hingga sampo. Bahkan, kejadian pencurian ini sudah terjadi sebanyak empat kali.
“Yang diambil minuman, kopi rentengan, telur, gula, susu, roti, mie, sampo semua diambil. Sudah empat kali, total kerugiannya hampir tiga juta rupiah,” katanya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepolisian Sektor Ambulu mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan. Polisi juga mengidentifikasi terduga pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang viral di media sosial.
Kanit Reskrim Polsek Ambulu, Ipda Eko Hari Purwanto, membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan pemberatan di warung kopi tersebut.
“Memang benar Polsek Ambulu menerima laporan dugaan pencurian dengan pemberatan di sebuah warung pinggir jalan. Ada sejumlah barang yang hilang, seperti mie dan barang-barang lain yang ada di warung,” ujar Ipda Eko.
Ia menambahkan, rekaman CCTV yang sempat viral di media sosial memperlihatkan wajah pelaku, sehingga menjadi petunjuk penting dalam proses penyelidikan.
“Di video media sosial terdapat gambar pelaku, sehingga kami akan melakukan identifikasi dan pengejaran terhadap pelaku,” pungkasnya.
Akibat kejadian ini, pemilik warung mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai hampir tiga juta rupiah.
Reporter: Suyono
