REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Fenomena panic buying bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kabupaten Jember mendapat perhatian dari Bupati Jember, Muhammad Fawait. Ia memastikan pasokan BBM di wilayahnya saat ini dalam kondisi aman bahkan melimpah.

Panic buying yang terjadi di sejumlah SPBU disebut dipicu oleh isu kelangkaan BBM yang beredar di masyarakat. Isu tersebut dikaitkan dengan ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang disebut-sebut dapat mengganggu jalur distribusi energi internasional.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember langsung melakukan koordinasi dengan Pertamina, Hiswana Migas, serta organisasi perangkat daerah terkait untuk memastikan kondisi pasokan BBM di lapangan.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan bahwa isu kelangkaan BBM tidak terbukti. Berdasarkan data yang diterima dari pihak Pertamina, ketersediaan BBM di Jember justru dalam kondisi aman.

“Ada anggapan kelangkaan BBM, namun tidak terbukti di lapangan. Saat ini kondisi BBM aman bahkan melimpah sesuai data dari SBM Pertamina. Maka saya menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying,” ujar Fawait.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi saat ini berbeda dengan beberapa waktu lalu ketika Jember sempat mengalami keterbatasan pasokan BBM akibat faktor cuaca dan pembangunan infrastruktur yang memengaruhi distribusi.

Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pertamina juga menyatakan siap menambah pasokan jika kebutuhan masyarakat meningkat. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi BBM tetap stabil dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Di akhir pernyataannya, Fawait turut mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi serta memanfaatkan sisa hari Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *