REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait menerapkan kebijakan efisiensi energi dan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember pada momen Lebaran 2026. Salah satunya dengan meniadakan agenda open house di Pendapa Wahyawibawagraha.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap langkah pemerintah pusat dalam menekan beban subsidi bahan bakar minyak (BBM), yang terdampak fluktuasi harga minyak dunia akibat dinamika geopolitik global.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, keputusan tersebut bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan upaya menjaga stabilitas beban subsidi pemerintah.

“Ini terkait beban subsidi BBM. Maka kita sebagai bagian dari NKRI memutuskan, tahun ini tidak ada open house di pendapa. Kalau pun ada tamu, kita terima secara sederhana di pondok,” ujarnya.

Meski tidak menggelar open house resmi, Gus Fawait tetap membuka silaturahmi Lebaran secara sederhana di kediaman pribadinya di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Chotib, Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang.

Selain itu, Pemkab Jember melalui BKPSDM juga tengah menyiapkan skema work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya efisiensi energi.

Menurutnya, kebijakan WFH tersebut tidak akan mengganggu pelayanan publik karena sebelumnya telah memiliki pengalaman saat masa pandemi Covid-19.

“Hari ini kami bersama BKPSDM juga sedang menyiapkan skema apabila ada perintah WFH. Kita sudah punya pengalaman saat Covid-19, sehingga jika dalam satu minggu ada satu atau dua hari WFH, insya Allah tidak akan mengganggu pelayanan publik di Kabupaten Jember,” tambahnya.

Melalui serangkaian kebijakan efisiensi ini, Pemkab Jember berharap penghematan energi yang dilakukan di tingkat pemerintah daerah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *