REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Warga Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, digegerkan dengan temuan mengejutkan pada seorang penyandang gangguan jiwa (ODGJ) berinisial MVA (23). Setelah dievakuasi dari pasungan, dokter menemukan sejumlah benda asing seperti paku, koin, hingga kawat di dalam tubuhnya.

MVA diketahui merupakan warga Dusun Lengkong, Desa Wonosari, Kecamatan Puger. Selama bertahun-tahun, ia dipasung oleh keluarganya karena mengalami gangguan kejiwaan.

Kasus ini terungkap setelah kakak MVA melaporkan kondisi adiknya ke UPT Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Jember melalui pesan singkat pada 7 April 2026. Petugas kemudian segera turun tangan untuk mengevakuasi MVA sekaligus mengurus administrasi kependudukan yang selama ini belum dimilikinya.

Sehari setelah evakuasi, MVA dirujuk ke RSJ Lawang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hasil pemeriksaan rontgen mengungkap fakta mencengangkan: terdapat dua buah paku, dua keping koin, serta satu benda menyerupai kawat di dalam tubuhnya.

Keluarga mengaku tidak mengetahui keberadaan benda-benda tersebut. Mereka hanya mengetahui bahwa MVA kerap mengonsumsi benda-benda tidak lazim.

Kepala UPT Liposos Dinsos PPPA Jember, Roni Efendi, menyebut perilaku tersebut sudah berlangsung cukup lama dan bukan dipicu oleh faktor eksternal tertentu.

“Keluarga mengakui bahwa saudara MVA sering mengonsumsi barang-barang yang tidak lazim. Bahkan pernah diketahui memakan plastik. Jadi tidak ada kaitannya dengan hal-hal negatif,” ujar Roni Efendi.

Ia menambahkan, kondisi MVA diduga bermula sejak mengalami kecelakaan saat duduk di bangku kelas dua SMP yang menyebabkan benturan pada kepala.

“Kemungkinan ada benturan di kepala saat kecelakaan itu, sehingga memengaruhi kondisinya hingga sekarang,” imbuhnya.

Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu persetujuan keluarga untuk melakukan tindakan operasi guna mengeluarkan benda asing dari tubuh MVA. Keluarga sendiri masih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum memberikan keputusan.

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat, sekaligus pengingat pentingnya penanganan cepat dan tepat terhadap penderita gangguan kejiwaan.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *