REDAKSIFTV.COM JEMBER – Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Jember yang resmi melayani penerbangan langsung Jember–Jakarta pada Minggu (17/8/2025), disambut baik kalangan akademisi. Kehadiran penerbangan reguler ini dinilai sebagai angin segar, tidak hanya bagi sektor usaha dan pariwisata, tetapi juga dunia pendidikan tinggi.

Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije), Saiful Anwar, menyebut keberadaan bandara akan mempermudah akses bagi tamu-tamu penting kampus, baik dari kalangan akademisi maupun pejabat. Sebelum bandara aktif kembali, tamu dari Jakarta harus dijemput di Bandara Juanda Surabaya, yang memakan waktu lebih lama serta biaya tambahan.

“Maka dengan adanya Bandara Notohadinegoro tentu ini akan dapat mempersingkat waktu, termasuk juga energi para tamu-tamu seolah hadir di Politeknik Negeri Jember. Satu hal yang paling penting dan sangat berdampak terhadap dibukanya kembali Bandara Notohadinegoro, di bulan September insyaallah tanggal 27 September Polije itu ada event nasional lomba di bidang pertanian. Itu akan dihadiri oleh seluruh rektor atau direktur politeknik negeri dan swasta secara nasional, dan diikuti oleh beberapa perguruan tinggi yang membidangi di bidang pertanian dari luar negeri,” ujar Saiful Anwar.

Polije memang tengah bersiap menggelar lomba tingkat nasional di bidang pertanian pada akhir September mendatang. Saiful menegaskan, keberadaan penerbangan langsung Jember–Jakarta akan mempermudah mobilitas para peserta dari berbagai daerah, bahkan luar negeri, sehingga efisiensi waktu dan energi bisa lebih terjamin.

Dengan kembalinya Bandara Notohadinegoro beroperasi, perguruan tinggi di Jember diharapkan semakin mudah menjalin kolaborasi akademik, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *