REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Sebuah rumah makan di Kabupaten Jember dilanda kebakaran hebat, Senin (22/12/2025) pagi. Kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik yang berasal dari bangunan lantai dua yang digunakan sebagai mes karyawan.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Rumah Makan Bu Lanny yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Patrang, Jember. Api dengan cepat membesar dan melalap tiga kamar mes karyawan yang berada di lantai atas bangunan.

Untuk mencegah api merembet ke area pengunjung, para karyawan dibantu warga sekitar sempat mengevakuasi belasan tabung gas ke tempat yang lebih aman.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jember yang menerima laporan segera mengerahkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

Petugas Damkar Jember, Syamsullah, mengatakan proses pemadaman sempat mengalami kendala karena bangunan tertutup material asbes.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berangkat ke lokasi dan melakukan pemadaman. Yang terbakar adalah kamar karyawan, ada tiga kamar. Kami menggunakan satu armada dan dua tangki air. Api berasal dari kamar kos yang berada di lantai atas,” ujar Syamsullah.

Ia menambahkan, petugas harus melakukan pemadaman dari bagian atas bangunan karena api tertutup asbes.

“Tadi sempat ada kendala karena api tertutup asbes. Pemadaman dari bawah sudah padam, lalu kami semprot dari atas,” tambahnya.

Sementara itu, polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Kapolsek Patrang, AKP Suparman, menyampaikan bahwa dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.

“Upaya pemadaman awal dilakukan oleh petugas damkar bersama masyarakat sekitar secara bahu-membahu. Alhamdulillah, dalam waktu singkat api berhasil dipadamkan. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik,” jelas AKP Suparman.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Untuk total kerugian masih belum pasti, diperkirakan sekitar lima puluh juta rupiah. Hingga kini, kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan aktivitas warga kembali normal.

Reporter: Tim Liputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *