REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Proyek peningkatan Jalan Manggis di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, dihentikan sementara setelah anggota DPRD Jember menemukan material aspal yang digunakan dinilai tidak memenuhi standar teknis. Penghentian dilakukan langsung di lokasi proyek, Rabu (24/12/2025).

Anggota Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, menghentikan paksa pengerjaan proyek tersebut setelah melakukan pengecekan suhu aspal saat penghamparan. Hasil pemeriksaan menunjukkan suhu aspal hanya sekitar 50 derajat Celsius, jauh di bawah standar penghamparan aspal hotmix.

“Menurut kami, aspal ini sudah tidak layak untuk digelar. Informasinya, aspal datang ke lokasi sejak malam sekitar pukul delapan, tapi baru digelar pagi hari dalam kondisi hujan. Kalau tetap dipaksakan, yang akan menjadi korban adalah masyarakat karena dipastikan belum satu bulan jalan sudah rusak,” kata David.

Ia menegaskan, suhu aspal yang terukur saat pengecekan sudah tidak memenuhi syarat teknis.

“Suhu yang tertera saat dicek hanya sekitar 50 derajat Celsius. Itu sudah tidak layak untuk diteruskan pekerjaannya. Karena itu kami minta aspal ini dikembalikan ke AMP dan pihak AMP harus bertanggung jawab. Jika diperlukan, material ini juga akan diuji di laboratorium untuk memastikan kelayakannya,” ujarnya.

David menyebutkan, meskipun progres proyek telah mencapai sekitar 70 persen, penghentian harus dilakukan demi menjaga kualitas pekerjaan dan mencegah kerugian bagi masyarakat.

Sementara itu, pengawas proyek Yudi membenarkan bahwa material aspal yang digunakan dalam proyek tersebut memang tidak memenuhi standar teknis untuk penghamparan.

“Memang dirasa tidak layak dan tidak masuk untuk dipakai sebagai jalan. Keterlambatan ini bukan disengaja, tapi karena ada kendala pada alat berat. Alat tersebut sudah dilaporkan tidak bisa beroperasi dan masih dikirim dari Banyuwangi,” jelas Yudi.

Ia menambahkan, material aspal sebenarnya sudah diproduksi dan berada di lokasi proyek, namun pihak pengawas tetap melakukan pengecekan suhu sebelum penghamparan.

“Kami hanya mengecek suhu. Kalau tidak sesuai standar, kami tolak. Pengaturan pengiriman bukan dari kami,” tambahnya.

Hingga saat ini, proyek Jalan Manggis yang menelan anggaran sekitar Rp400 juta tersebut masih dihentikan sementaranya dan akan dievaluasi lebih lanjut oleh pihak terkait sebelum pengerjaan kembali dilanjutkan.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *