REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pasca banjir yang sempat mengepung sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, kondisi mulai berangsur normal. Air genangan telah surut dan warga terdampak kini mulai melakukan pembersihan rumah serta perabotan yang sebelumnya terendam banjir, Kamis (29/1/2026).
Salah satu wilayah terdampak banjir berada di Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang. Banjir terjadi pada Rabu (28/1/2026) sore akibat luapan sungai yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi.
Ketua RT setempat, Jefrizal Martha, menjelaskan banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, debit air sungai terus meningkat hingga akhirnya merobohkan sebagian tembok pembatas sungai.
“Sekitar jam setengah empat sore air sudah mulai tinggi, tapi belum meluap. Kemudian semakin tinggi sampai sekitar jam setengah lima hingga jam lima sore, tembok pembatas sungai roboh di beberapa bagian sehingga air meluap,” ujar Jefrizal.
Ia menambahkan, air mulai masuk ke kawasan permukiman sekitar 15 hingga 30 menit setelah luapan pertama. Kondisi diperparah dengan jebolnya saluran air di kawasan Perumahan Grand Pesona.
“Air akhirnya masuk ke dalam rumah warga. Ditambah lagi di perumahan Grand Pesona juga jebol, sehingga air luapan dari sebelah timur mengarah ke barat dan semuanya mengalir ke kawasan sini,” jelasnya.
Pasca banjir surut, warga tampak bergotong royong membersihkan lumpur yang menempel di lantai rumah dan perabotan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Patrang, Sumbersari, dan Kaliwates, yang mencakup enam kelurahan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, mengatakan hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Jember sejak Rabu sore hingga malam hari.
“Hujan cukup tinggi terjadi sejak pukul tiga sore hingga malam hari. Dampaknya dirasakan di tiga kecamatan dengan total enam kelurahan. Jumlah warga terdampak sekitar 191 kepala keluarga,” ungkap Wahyudi.
Selain banjir, BPBD Jember juga menangani sejumlah kejadian bencana lainnya.
“Hingga tadi malam kami mencatat ada tujuh kejadian, terdiri dari enam kejadian longsor dan satu kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah warga,” tambahnya.
Meski kondisi mulai membaik, BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Pasalnya, potensi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
