REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Menjelang bulan suci Ramadan, Perum Bulog Cabang Jember memastikan ketersediaan stok pangan, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman. Hingga saat ini, Bulog Jember menguasai sekitar 92 ribu ton beras hasil serapan gabah petani sejak awal tahun.
Kepala Perum Bulog Cabang Jember, Muhammad Ade Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi sejak awal tahun guna menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional, termasuk Ramadan dan Idulfitri.
Bulog bersinergi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jember dengan menggelar pasar murah dan gerakan pangan murah di sejumlah titik.
“Untuk penyelenggaraan yang sedang berlangsung, masyarakat bisa memantau jadwal pasar murah dengan berkoordinasi langsung ke Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan. Sedangkan untuk gerakan pangan murah dapat berkomunikasi dengan Dinas Ketahanan Pangan,” ujar Muhammad Ade Saputra.
Ia menjelaskan, komoditas yang disiapkan Bulog meliputi beras SPHP dan minyak goreng rakyat.
“Komoditas yang kami siapkan adalah beras SPHP dan minyak goreng rakyat. Untuk minyak goreng, kami telah menggelontorkan hingga 451 ribu liter ke toko ritel melalui pencatatan maupun SP2KP. Sementara untuk ketersediaan beras SPHP, kami pastikan aman. Saat ini stok Bulog bertambah dari hasil serapan menjadi sekitar 92 ribu ton,” jelasnya.
Dalam kegiatan operasi pasar, rata-rata setiap hari Bulog menyalurkan sekitar 2 ton beras SPHP dan 2.500 liter minyak goreng. Beras SPHP dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram, sedangkan minyak goreng rakyat dijual Rp15.700 per liter.
Selain itu, Bulog juga melakukan monitoring bersama dinas terkait serta Satgas Pangan Polres Jember guna memastikan harga tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan signifikan di pasaran.
Jumlah stok tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Dengan langkah antisipatif ini, Bulog berharap stabilitas harga dan pasokan pangan di Kabupaten Jember tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
