JEMBER – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jawa Timur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember memastikan kondisi Danau Tunjung yang berada di lereng selatan Pegunungan Hyang Argopuro masih dalam kondisi aman.
Kepastian tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi terkait dugaan retakan tanah di tebing sekitar Danau Tunjung yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi longsor dan banjir bandang.
Kepala Bidang KSDA Wilayah III, Purwantono, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan awal dan tidak menemukan adanya retakan tanah maupun kondisi danau seperti yang ramai diberitakan.
“Kami sendiri tidak menemukan retakan yang dimaksud itu. Kemudian kondisi air yang disampaikan seperti rawa-rawa dengan kedalaman tiga meter dan luasan 3,6 hektare juga tidak ditemukan. Jadi saya pikir masih aman,” ujar Purwantono.
Meski demikian, Purwantono menegaskan perlunya langkah antisipatif agar informasi yang beredar tidak berkembang secara sepihak. Oleh karena itu, BKSDA bersama BPBD Jember telah membentuk tim satuan tugas untuk melakukan pengecekan lanjutan secara bersama-sama.
“Untuk mencegah atau mengantisipasi informasi yang tidak sepihak, perlu dilakukan pengecekan bersama. Maka malam hari ini kami bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember sudah membentuk tim satgas untuk melakukan survei atau pemeriksaan lokasi ke sana,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan BKSDA menunjukkan lokasi retakan yang dimaksud tidak berada di tebing danau, melainkan di area tanah datar.
“Itu tetap bagian dari kewaspadaan kita, tetapi dengan adanya informasi dari teman-teman BKSDA tadi, termasuk retakan itu adanya di tanah datar, bukan di tebing,” jelas Edy.
Diketahui, Danau Tunjung merupakan hulu dari sejumlah sungai besar di Kabupaten Jember, seperti Sungai Jompo, Badean, Panti, dan Bedadung. Kondisi danau ini menjadi perhatian serius berbagai pihak karena berpengaruh langsung terhadap wilayah hilir.
BPBD Jember mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di lereng selatan Argopuro, untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Pemantauan lanjutan akan terus dilakukan guna memastikan kondisi danau tetap aman.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
