REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Dinas Perhubungan Kabupaten Jember bersama tim gabungan menggelar ramp check atau pemeriksaan kelayakan armada bus di Terminal Tawang Alun, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi angkutan mudik Lebaran 2026.

Ramp check tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya kepolisian, dinas kesehatan, serta Jasa Raharja. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran benar-benar dalam kondisi aman dan layak jalan.

Dalam kegiatan ini, petugas memeriksa sebanyak 26 armada bus yang terdiri dari bus antarkota dalam provinsi (AKDP), antarkota antarprovinsi (AKAP), serta lima bus pariwisata yang rencananya akan digunakan untuk program mudik balik gratis pada 19 Maret mendatang.

Sejumlah armada dari operator seperti DAMRI, Mega, dan TWM turut menjalani pemeriksaan kelayakan oleh petugas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan ramp check dilakukan untuk memastikan seluruh armada yang melayani angkutan Lebaran memenuhi standar keselamatan.

“Hari ini kami melaksanakan ramp check dalam rangka menyambut angkutan mudik dan balik Lebaran 2026. Kegiatan ini kami lakukan bersama Polri, Dinas Kesehatan, dan Jasa Raharja di Terminal Tawang Alun. Tujuannya untuk memastikan semua kendaraan yang beroperasi selama angkutan Lebaran benar-benar layak jalan demi keselamatan dan keamanan penumpang. Fokus pemeriksaan meliputi sistem pengereman, lampu, serta komponen keselamatan lainnya,” ujar Gatot.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kondisi rem, lampu kendaraan, hingga kelengkapan peralatan keselamatan.

Salah seorang pengemudi bus, Widi Kurniawan, menilai ramp check sangat penting dilakukan untuk menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan.

“Menurut saya pemeriksaan seperti ini sangat penting demi keselamatan saat perjalanan. Kami membawa cukup banyak penumpang, jadi kendaraan harus benar-benar aman. Tadi yang dicek antara lain kondisi ban, rem angin, lampu-lampu, serta peralatan pemadam kebakaran,” katanya.

Gatot menegaskan armada yang dinyatakan tidak layak jalan akan langsung dikeluarkan dari terminal dan diwajibkan menjalani uji ulang di unit pengujian kendaraan bermotor sebelum diizinkan kembali beroperasi.

Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para sopir bus untuk memastikan mereka dalam kondisi prima saat mengemudikan kendaraan selama masa angkutan mudik Lebaran.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *