REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Dua peristiwa wisatawan tergulung ombak terjadi di kawasan pantai selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (28/3/2026). Dalam kejadian tersebut, satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Insiden pertama terjadi di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong. Korban diketahui bernama Giman (54), warga setempat. Ia tergulung ombak saat berenang bersama kerabat dan wisatawan lain sekitar pukul 09.00 WIB.
Warga dan tim SAR sempat melakukan upaya pertolongan. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Jenazah kemudian dievakuasi ke puskesmas terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, insiden kedua terjadi di Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan. Korban bernama Muhammad Sefa Yusuf (21), warga Cianjur, Jawa Barat.
Peristiwa bermula saat korban bersama enam rekannya melakukan swafoto di area ekstrem batu bawah Bukit Siti Hinggil sekitar pukul 06.00 WIB. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret tiga orang.
Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu korban hingga kini masih dalam pencarian.
Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun, proses pencarian terkendala oleh tingginya gelombang di kawasan tersebut.
KBO Satpolair Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto, mengatakan pihaknya masih berupaya maksimal menemukan korban.
“Kami sedang melakukan koordinasi dengan pihak terkait, dan pencarian saat ini masih difokuskan di sekitar lokasi kejadian. Kami berharap korban masih bisa ditemukan di area tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencarian akan dilakukan selama tujuh hari ke depan bersama tim SAR gabungan.
“Kami akan melakukan pencarian selama tujuh hari ke depan bersama tim SAR gabungan lainnya,” imbuhnya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai selatan Jember, yang dikenal memiliki ombak besar dan berbahaya.
Reporter: Suyono
