REDAKSIFTV.COM JEMBER — Antrean panjang kendaraan masih tampak di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember hingga Senin sore. Kondisi ini dipicu gangguan distribusi BBM akibat penutupan sementara Jalur Gumitir, yang selama ini menjadi jalur utama pengiriman bahan bakar dari arah Banyuwangi ke Jember.

Namun, Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan bahwa stok BBM secara keseluruhan aman. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang justru dapat memperparah kondisi.

“Pertamina sudah menyampaikan akan mengarahkan semua tenaga untuk pengiriman dari Surabaya, dari Malang, bahkan armadanya juga mengambil dari Solo. Makanya saya tenang. Kita lihat situasi, dan info sementara pom bensin di jalan-jalan besar itu sudah mulai terurai,” jelas Bupati Muhammad Fawait.

Bupati juga menambahkan bahwa kondisi antrean terpantau lebih padat di SPBU yang berada di wilayah dalam atau agak masuk, sedangkan SPBU utama sudah mulai normal. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jember telah meminta komitmen Pertamina agar melakukan percepatan pengiriman dan menambah armada distribusi.

“Komitmen kemarin malam dengan Pertamina, mereka akan mengirim tambahan BBM agar stok segera kembali normal,” tegasnya.

Sebagai respons cepat, Pertamina telah mengerahkan tambahan armada distribusi dari sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk dari Surabaya, Malang, dan Solo. Distribusi BBM ke wilayah Jember pun dipastikan akan segera kembali lancar dalam waktu dekat.

Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan tidak ada kekosongan stok di SPBU, dan mendorong masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi kondisi ini.

Reporter: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *