REDAKSIFTV.COM, Jember – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat program ketahanan pangan dengan melaksanakan Gerakan Inseminasi Buatan (IB) serentak untuk ribuan ekor sapi betina. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada daging dalam tiga hingga empat tahun ke depan.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di Arum Sabil City Forest, Kecamatan Sumbersari, Jember, Senin pagi. Program inseminasi buatan secara massal ini ditargetkan mampu meningkatkan populasi ternak dan produksi daging baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan program IB membutuhkan dukungan seluruh elemen, mulai dari petani, peternak, pelaku usaha, perguruan tinggi, asosiasi peternak, hingga lembaga teknis terkait.
Khofifah optimistis Jawa Timur mampu menjadi penggerak utama ketahanan pangan nasional.
“Paling telat empat tahun ke depan, bahkan bisa saja tiga tahun, Jawa Timur sudah mampu swasembada daging. Ini sekaligus mendukung program Presiden Prabowo untuk membangun ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
“Insyaallah tahun ini swasembada beras sudah bisa dipenuhi, tahun depan swasembada gula, dan paling lambat empat tahun ke depan swasembada daging. Jika gerakannya masif, tiga tahun bisa tercapai,” tambah Khofifah.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Jember
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian luar biasa Ibu Gubernur terhadap para petani dan peternak. Jember siap mendukung penuh kebijakan provinsi untuk mewujudkan ketahanan pangan sesuai target Gubernur dan Presiden Republik Indonesia,” kata Fawait.
“Kami berharap ke depan petani dan peternak di Jember semakin sejahtera. Dan saya yakin hal itu bisa terwujud di bawah kepemimpinan Ibu Khofifah,” lanjutnya.
Di tengah ancaman krisis pangan global, Jawa Timur menegaskan komitmennya menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
