REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Satuan Tugas Infrastruktur dan Tata Ruang (Satgas ITR) melakukan penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL), terpal, serta spanduk dan baliho liar di sejumlah kawasan kota, Selasa (10/3/2026).

Penertiban dilakukan di beberapa titik, di antaranya di Jalan Cokroaminoto dan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates. Sejumlah lapak PKL yang menggunakan trotoar bahkan hingga memakan badan jalan ditertibkan oleh petugas.

Selain lapak pedagang, petugas juga menurunkan spanduk dan baliho yang dinilai mengganggu ketertiban serta merusak keindahan kota. Terpal yang membentang di atas trotoar turut ditertibkan dalam kegiatan tersebut.

Dalam penertiban ini, petugas tidak hanya melakukan pembongkaran lapak, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada para pedagang. Beberapa pedagang yang melanggar aturan juga diberikan surat peringatan agar tidak lagi berjualan di area trotoar maupun bahu jalan.

Anggota Satgas ITR Pemkab Jember, Jupriono, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di kawasan kota.

“Hari ini kami melakukan penertiban secara serentak, mulai dari kebersihan, ketertiban hingga kelancaran lalu lintas. Semua dilakukan bersama-sama. Kami berharap masyarakat bisa memahami dan tetap tertib karena pada dasarnya masyarakat Jember sangat kooperatif,” ujar Jupriono.

Sementara itu, salah seorang pedagang, Wahid, mengaku menerima teguran dari petugas dan berencana menertibkan lapaknya secara mandiri.

“Memang tadi mendapat teguran dari petugas. Nanti lapak ini akan kami tutup sendiri. Semoga ke depan bisa lebih tertib lagi,” kata Wahid.

Penertiban tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Indonesia Asri yang dilaksanakan secara serentak. Program ini berfokus pada kebersihan area publik, ketertiban kota, serta kelancaran lalu lintas.

Kegiatan penertiban dijadwalkan berlangsung hingga 19 Maret 2026. Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat menciptakan kawasan kota yang lebih tertib dan nyaman, terutama menjelang meningkatnya arus mudik Lebaran yang diperkirakan mulai terjadi pada 20 Maret 2026.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *