REDAKSIFTV.COM, JEMBER — Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan kawasan pinggiran hutan dan perkebunan menjadi tantangan utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya. Ia mendorong keterlibatan aktif PTPN dan Perhutani untuk berkontribusi nyata, sekaligus menargetkan zero kemiskinan ekstrem pada 2029.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti forum gelar wicara bertema kemiskinan di Universitas Jember, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, distribusi lahan serta akses kesempatan kerja di kawasan perkebunan perlu lebih berpihak kepada masyarakat sekitar. Ia menilai keberadaan perusahaan negara seperti PTPN dan Perhutani harus mampu memberikan dampak langsung dalam mengurangi angka kemiskinan, khususnya di wilayah pinggiran hutan.

Salah satu peluang besar berasal dari program hutan sosial dengan luasan puluhan ribu hektare. Jika dikelola secara tepat, program ini diyakini mampu menekan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan.

Namun, Pemkab Jember diakui belum sepenuhnya dilibatkan dalam program kehutanan sosial. Karena itu, ia mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat agar program berjalan tepat sasaran dan berbasis data.

“Kita memiliki kawasan hutan dan kebun dengan keberadaan PTPN dan Perhutani. Kami berharap ada kerja sama untuk menurunkan kemiskinan, khususnya di wilayah pinggiran. Alhamdulillah, upaya ini sudah mulai disuarakan dan sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai zero kemiskinan ekstrem pada 2029,” ujar Fawait.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember, Muhammad Zainuri, menilai persoalan utama terletak pada kebutuhan kolaborasi yang kuat antar pihak.

“Ada hitungannya di BPS, sehingga memang dibutuhkan kerja sama. Meskipun terlihat sederhana, kolaborasi yang ideal tetap memerlukan biaya yang besar,” jelasnya.

Ia menambahkan, integrasi kebijakan dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dengan kolaborasi yang terintegrasi antara pemerintah, BUMN, dan berbagai pihak, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jember diharapkan dapat tercapai sesuai target pada tahun 2029.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *