REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi belanja APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil agar manfaat anggaran daerah dapat segera dirasakan masyarakat dan tidak menumpuk di akhir tahun anggaran.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember dalam agenda Pro Gus’e Spesial yang digelar di Kantor Kecamatan Jenggawah, Senin (5/1/2026). Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menyatakan akan memanggil seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menandatangani komitmen percepatan penyerapan anggaran.
Setiap OPD diminta menetapkan target serapan anggaran dalam tiga bulan pertama tahun 2026. Target tersebut akan dievaluasi secara berkala setiap triwulan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan dan pelaksanaan program daerah.
Kebijakan ini selaras dengan arahan Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, yang meminta pemerintah daerah tidak lagi menumpuk realisasi belanja di akhir tahun karena berisiko meningkatkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).
Bupati Jember juga menegaskan akan ada evaluasi tegas bagi OPD yang dinilai tidak maksimal dalam merealisasikan anggaran.
“Tidak boleh lagi pembangunan menumpuk di akhir tahun. Setiap tiga bulan akan ada penyampaian target dan realisasi dari target tersebut. Bagi yang tidak terealisasi, tentu kami akan menggunakan mekanisme yang sudah diatur, apalagi bupati memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi setiap tiga bulan terhadap jajarannya, mulai dari kepala OPD hingga camat,” ujar Muhammad Fawait.
Selain itu, Bupati menegaskan pejabat yang tidak menunjukkan kinerja optimal dalam penyerapan anggaran berpotensi digeser sesuai mekanisme yang berlaku.
Untuk APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026, telah disepakati pendapatan daerah sebesar Rp4,39 triliun, sementara belanja daerah mencapai Rp4,567 triliun, sehingga terdapat defisit sebesar Rp182 miliar.
Dengan percepatan serapan anggaran ini, Pemkab Jember berharap pelaksanaan pembangunan dan program prioritas daerah dapat berjalan lebih efektif, merata, dan tepat waktu.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
