REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Sejumlah jamaah umroh asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan tertahan di Bandara Jeddah, Arab Saudi, setelah beberapa maskapai membatalkan penerbangan menuju Indonesia. Pembatalan penerbangan tersebut terjadi di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan setelah serangan balasan militer Iran terhadap Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di beberapa negara kawasan Arab.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah maskapai di kawasan Timur Tengah melakukan pembatalan penerbangan atau penyesuaian rute demi alasan keselamatan. Dampaknya, sebagian jamaah umroh asal Jember yang hendak kembali ke Tanah Air harus menunggu jadwal penerbangan berikutnya di Bandara Jeddah.

Namun demikian, tidak semua jamaah terdampak. Sebagian jamaah asal Jawa Timur tetap dapat pulang ke Indonesia karena menggunakan maskapai dengan rute penerbangan langsung tanpa transit, sehingga dapat menghindari wilayah udara yang dinilai rawan.

Agen travel umroh, Rachmad Fachkurniawan, memastikan jamaah yang diberangkatkan melalui pihaknya berada dalam kondisi aman meskipun situasi di kawasan Timur Tengah sedang memanas.

“Untuk pemberangkatan Februari–Maret ini kami memiliki satu grup dengan jumlah 45 orang yang berangkat pada 28 Februari dengan paket 12 hari dan dijadwalkan kembali pada 11 Maret. Alhamdulillah sampai saat ini tidak mengalami kendala akibat konflik Iran dan Amerika. Jika terjadi penundaan penerbangan biasanya karena alasan teknis, cuaca, atau regulasi dari otoritas bandara. Apalagi saat terjadi konflik di Timur Tengah, maskapai tentu akan memilih rute yang paling aman,” jelasnya.

Meski ada pembatalan sejumlah penerbangan, pihak agen travel memastikan seluruh jamaah umroh tetap dalam kondisi aman sambil menunggu kepastian jadwal penerbangan kembali ke Indonesia.

Reporter: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *