REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Museum Telu Jember menjadi destinasi edukasi baru yang menawarkan pengalaman modern dalam mempelajari sejarah dan peradaban manusia. Berdiri sejak 3 Januari 2025, museum ini menghadirkan alur cerita besar yang menelusuri perjalanan panjang manusia, mulai dari awal terbentuknya alam semesta hingga budaya di masa kini.
Di bagian depan museum, pengunjung disambut puluhan tulisan kata “tiga” dari berbagai bahasa dunia. Elemen tersebut menjadi identitas visual Museum Telu sekaligus simbol filosofi Cipta, Rasa, dan Karsa yang menjadi dasar konsep museum.
Memasuki ruang pamer, pengunjung dapat menjumpai berbagai koleksi seperti barang-barang antik, lukisan bernuansa batik, hingga karya seni sulam khas Tiongkok. Setiap ruang juga dihiasi mural yang menggambarkan perkembangan manusia dari masa ke masa, menambah pengalaman belajar yang lebih interaktif.
Pemilik Museum Telu Jember, Pri Wahyu Hartantik, mengatakan bahwa penamaan “Telu” merujuk pada tiga alur cerita besar yang menjadi fokus utama museum. Ia menjelaskan bahwa seluruh koleksi disusun untuk membantu pengunjung memahami perkembangan peradaban secara runtut.
“Museum Telu dinamakan demikian karena koleksi yang kami tampilkan menggambarkan tiga storyline utama. Storyline pertama tentang munculnya alam semesta yang direpresentasikan melalui bebatuan sebagai simbol teori Big Bang. Storyline kedua mengenai perjalanan peradaban dari China, India, Jepang, Tiongkok hingga Nusantara. Dan yang ketiga menampilkan perkembangan kebudayaan manusia hingga era modern,” ujar Pri Wahyu Hartantik.
Dengan konsep yang kuat dan penyajian yang modern, Museum Telu Jember kini menjadi pilihan masyarakat yang ingin menikmati ruang belajar sejarah yang lebih hidup, visual, dan informatif.
Reporter: Tim Liputan
