REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak berhenti pada kebijakan integrasi tiket masuk di kawasan wisata Pantai Papuma dan Watu Ulo. Pasca suksesnya penerapan tiket terjangkau yang berdampak pada lonjakan kunjungan wisatawan, Pemkab Jember bersama Perhutani berencana mengembangkan sarana penunjang di dua destinasi wisata bahari unggulan tersebut.
Rencana pengembangan ini dikonfirmasi langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Selasa (6/1/2026). Menurutnya, integrasi tiket yang telah diterapkan terbukti efektif meningkatkan animo wisatawan ke kawasan Papuma dan Watu Ulo.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyebutkan, Pemkab Jember akan segera duduk bersama Perhutani selaku pengelola kawasan hutan untuk merumuskan konsep pengembangan sarana wisata secara bersama-sama.
“Watu Ulo dan Papuma kunjungannya luar biasa. Tanggal 2 sampai 4 kemarin, ada lebih dari 20 ribu kunjungan ke Papuma dan Watu Ulo. Ke depan kita akan duduk bersama dengan Perhutani untuk membuat konsep pengembangan bersama,” ujar Muhammad Fawait.
Ia menjelaskan, pengembangan sarana ini merupakan tahap lanjutan setelah integrasi tiket masuk, dengan fokus pada peningkatan fasilitas di kawasan Watu Ulo yang menjadi aset Pemkab Jember, sekaligus mendukung kawasan Papuma.
“Hari ini kita sudah memulai dengan DID. Insyaallah di akhir tahun anggaran 2026 melalui APBD, kami akan menganggarkan perbaikan fasilitas di Watu Ulo, tentu juga untuk mensupport Papuma,” lanjutnya.
Pemkab Jember menargetkan realisasi pengembangan sarana penunjang tersebut mulai terlaksana pada tahun anggaran 2026. Selain Papuma dan Watu Ulo, Pemkab Jember juga berencana menyiapkan terobosan serupa di sejumlah destinasi wisata lainnya guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
