REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember memastikan seluruh kewajiban penyaluran insentif kepada masyarakat dan tenaga pelayanan publik telah dituntaskan sebelum Hari Raya Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan ketenangan dalam merayakan Lebaran.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa hampir seluruh kewajiban finansial pemerintah daerah telah dirampungkan lebih awal menjelang hari raya.
Penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk pegawai paruh waktu, telah dicairkan tepat waktu sebelum Lebaran.
Selain itu, Pemkab Jember juga menuntaskan pencairan honor guru ngaji yang telah terealisasi hingga 99 persen, tunjangan profesi guru, serta honorarium kader posyandu.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan bahwa kondisi tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya karena hampir seluruh kewajiban telah terpenuhi.
“Alhamdulillah, momen Idulfitri tahun ini lebih baik dibanding sebelumnya. THR untuk ASN, PNS, PPPK, termasuk PPPK paruh waktu sudah terealisasi. Honor guru ngaji juga hampir 99 persen terealisasi, tunjangan profesi guru sudah cair, bahkan honor kader posyandu yang seharusnya bulan Maret belum turun, kita upayakan dan Alhamdulillah sudah terealisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan rampungnya berbagai kewajiban tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang dan bahagia.
“Sehingga kita bisa Lebaran dengan tenang, masyarakat bisa tersenyum. Walaupun tentu ada konsekuensi, ketika perputaran keuangan di Jember meningkat, hal itu juga bisa berdampak pada inflasi,” tambahnya.
Dengan selesainya penyaluran berbagai insentif ini, Pemkab Jember optimistis daya beli masyarakat tetap terjaga selama momentum Hari Raya Idulfitri.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
