REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen dan identitasnya sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU) dalam peringatan Satu Abad NU yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-97 Kabupaten Jember. Ia menegaskan bahwa jabatannya sebagai bupati tidak menghilangkan jati dirinya sebagai santri dan warga Nahdliyin.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Fawait saat menghadiri puncak resepsi 100 tahun Nahdlatul Ulama dan Hari Jadi ke-97 Kabupaten Jember yang digelar di Alun-alun Jember Nusantara, Minggu (2/2/2026), di hadapan para ulama, kiai, serta ribuan jamaah NU.
Di hadapan warga Nahdliyin, Gus Fawait menegaskan dirinya adalah kader NU yang saat ini mengemban amanah sebagai Bupati Jember, bukan sebaliknya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama hampir satu tahun masa kepemimpinannya.
“Kami mohon doa agar kami semua diberikan keselamatan dan kekuatan untuk membawa Jember menuju Jember Baru, Jember Maju. Selama 11 bulan kami memimpin Kabupaten Jember, kami juga mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam pemerintahan Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.
Ia menegaskan komitmen untuk terus melakukan perbaikan ke depan.
“Insyaallah akan kami perbaiki. Mudah-mudahan empat tahun ke depan pengabdian kami kepada Kabupaten Jember, termasuk kepada NU, bisa lebih baik dari hari ini,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga meminta doa dan masukan dari para kiai serta ulama agar arah kebijakan pemerintah daerah tetap sejalan dengan nilai-nilai ke-NU-an dan kemaslahatan umat. Salah satu komitmen yang disampaikannya adalah pemenuhan program beasiswa bagi siswa dan santri di Kabupaten Jember yang ditargetkan dapat terealisasi pada pertengahan tahun ini.
Selain itu, Bupati Jember mengajak seluruh elemen Nahdlatul Ulama untuk terus mendoakan keselamatan bangsa dan menjaga persatuan. Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus bersinergi dengan NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta meningkatkan komunikasi dengan PCNU Jember demi kepentingan masyarakat.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
