REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Komisi Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi kepada Persid Jember berupa denda dan larangan penonton hadir di stadion. Sanksi tersebut diberikan menyusul insiden penyerangan bus pemain dan ofisial Persida Sidoarjo usai laga perdana babak 16 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur musim 2025–2026.
Dampak sanksi terlihat pada pertandingan lanjutan babak 16 besar Liga 4 saat Persid Jember menjamu PS Mojokerto Putra di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Rabu (21/1/2026) petang. Pertandingan terpaksa digelar tanpa penonton umum sehingga tribun stadion yang biasanya dipadati suporter Macan Raung tampak lengang.
Area stadion hanya diisi oleh petugas keamanan, ofisial tim, serta perangkat pertandingan. Berdasarkan keputusan Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, Persid Jember dikenakan denda sebesar Rp20 juta. Selain itu, seluruh sisa pertandingan Grup KK babak 16 besar yang digelar di Stadion Jember Sport Garden wajib dilaksanakan tanpa penonton.
Sanksi tersebut merupakan imbas dari insiden penyerangan bus yang mengangkut pemain dan ofisial Persida Sidoarjo saat dalam perjalanan menuju hotel usai bertanding melawan tuan rumah pada Senin (19/1/2026) lalu.
Menanggapi insiden tersebut, Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo, menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada seluruh pihak yang dirugikan.
“Kami sekali lagi atas nama yayasan, manajemen, panitia pelaksana, dan mungkin seluruh Pemerintah Kabupaten Jember menyampaikan permohonan maaf. Insiden pelemparan bus Persida Sidoarjo itu terjadi di luar stadion,” ujar Ardi Pujo Prabowo.
Ia menegaskan pihak yayasan akan segera melakukan evaluasi bersama manajemen Persid Jember.
“Kami akan melakukan evaluasi. Hari ini kami akan rapat dan berkomunikasi dengan manajemen untuk mengevaluasi kejadian tersebut. Kami menyadari tidak mungkin mengawasi situasi mulai dari lapangan hingga para pemain kembali ke rumah masing-masing. Insiden ini menjadi pelajaran agar ke depan hal-hal seperti ini tidak terulang,” lanjutnya.
Manajemen Persid Jember juga memastikan akan meningkatkan pengamanan, baik di dalam dalam maupun di luar stadion, guna mencegah terulangnya insiden serupa selama sisa kompetisi Liga 4.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
