REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Sejumlah petani di Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember mengancam akan menggugat pelaksana Program Optimasi Lahan (Oplah) yang dicanangkan pemerintah. Ancaman tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Jember, Rabu (18/2/2026).

Petani menilai pelaksanaan program tidak transparan dan tidak sesuai harapan. Hingga kini, mereka mengaku belum menerima dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) maupun penjelasan rinci terkait mekanisme pencairan dana.

Salah satu perwakilan petani, Hariyanto, mengaku kecewa karena dinas terkait serta pendamping program tidak hadir dalam RDP.

“Mengenai soal oplah, saya sudah dua kali ikut RDP ini. Saya sangat kecewa kepada dinas terkait dan pendamping program, termasuk ketua kelompok tani, karena tidak hadir. Kami tetap bersikeras akan melakukan gugatan secara perdata. Apa yang kami minta tidak dipenuhi,” ujar Hariyanto.

Selain persoalan transparansi anggaran, petani juga menyoroti dugaan perangkapan jabatan yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) sebagai pengurus kelompok tani.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jember, Suharto, membenarkan adanya sejumlah kejanggalan berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) di lapangan. Dari tiga titik yang ditinjau di wilayah Bangsalsari, pembangunan dinilai belum memenuhi standar teknis.

“Harapan saya pertemuan hari ini bisa membawa hasil. Dari sidak kami di tiga lokasi, peruntukannya kurang maksimal dan tidak sesuai teknik. Contohnya di Banjarsari, air tidak mengalir ke tandon karena posisinya terlalu rendah. Seharusnya memperhatikan beda tinggi alur air agar bisa masuk ke tandon dan tersalurkan ke petani,” kata Suharto.

Komisi B DPRD Jember juga mengaku masih kesulitan memperoleh data lengkap penerima program Oplah, sehingga proses pengawasan belum berjalan optimal.

Meski demikian, DPRD Jember menegaskan tetap mendukung program pemerintah pusat, dengan catatan pelaksanaannya harus transparan dan benar-benar memberikan manfaat bagi petani.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *