REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pasca banjir bandang yang melanda Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, warga terdampak mengalami krisis air bersih akibat terputusnya saluran pipa air. Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah titik terdampak, Rabu (4/2/2026).

Distribusi air bersih dilakukan menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Sebanyak 3.600 liter air bersih disalurkan ke tiga titik tandon, masing-masing berkapasitas 1.200 liter, di Desa Pakis, Kecamatan Panti.

Bantuan ini disalurkan menyusul rusaknya saluran air bersih warga. Sebanyak 20 pipa air sepanjang kurang lebih 120 meter dilaporkan terputus dan hilang akibat terseret derasnya arus banjir bandang yang terjadi pada Senin malam. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Salah satu warga terdampak, Joko, mengaku sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih dari PMI. Sebelumnya, warga harus mengambil air dari desa lain dengan jarak yang cukup jauh.

“Iya, karena jalurnya putus semua dihanyut air banjir. Sebelumnya ngambil di desa sebelah lumayan jauh dan harus dilansir. Sekarang alhamdulillah sudah ada bantuan dari PMI,” ujar Joko.

Sementara itu, Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, mengatakan distribusi air bersih akan terus dilakukan secara rutin hingga saluran pipa air kembali normal.

“Hari ini giat PMI distribusi air bersih dengan menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk warga terdampak banjir Pakis. Kemarin saat kejadian banjir, banyak saluran air bersih ke rumah-rumah warga terputus terbawa arus,” jelas Ghufron.

Ghufron menambahkan, PMI menyalurkan air bersih sebanyak dua kali sehari ke tiga titik tandon. Distribusi tersebut akan terus dilakukan sampai pasokan air bersih ke rumah warga kembali normal.

“Sehari dua kali untuk tiga titik. Kegiatan ini diharapkan bisa membantu warga sampai saluran pipa air bersih ke rumah-rumah warga bisa kembali normal,” tambahnya.

PMI Kabupaten Jember juga mengimbau warga untuk menggunakan air bersih secara bijak sambil menunggu proses perbaikan infrastruktur air yang terdampak banjir bandang.

Reporter: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *