REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menargetkan perolehan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada tahun 2026. Target tersebut ditandai dengan kegiatan kick off implementasi CPOB yang digelar di Aula Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember, Kecamatan Patrang, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua PMI Jember, Kepala UDD PMI Jember, perwakilan Dinas Kesehatan, serta seluruh staf Unit Donor Darah. Implementasi CPOB dilakukan sebagai upaya meningkatkan mutu dan keamanan produk darah yang didistribusikan kepada masyarakat.

Ketua PMI Jember, Zainollah, mengatakan penerapan CPOB bertujuan menjamin kepastian mutu dan konsistensi produk darah sesuai standar yang ditetapkan.

“Di tahun 2026 ini kami menargetkan sertifikasi CPOB untuk menjamin kepastian mutu produk darah atau obat, serta memastikan konsistensi produk yang kami berikan kepada masyarakat. Harapannya, ini bisa membawa manfaat lebih luas, termasuk pengembangan program seperti pengolahan plasma,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari kelengkapan dokumen, kesiapan peralatan, tenaga medis, hingga penyesuaian standar bangunan dan sanitasi sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala UDD PMI Jember, dr. Achmad Zain Wahyudi, menegaskan bahwa standardisasi dilakukan secara menyeluruh sesuai regulasi nasional dan ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Standarisasi nasional harus kami patuhi, mulai dari proses administrasi pendaftaran, screening atau pemeriksaan awal seperti pengecekan tekanan darah, hingga pengambilan darah. Seluruh proses juga mengikuti kaidah yang ditetapkan BPOM sebagai upaya penerapan cara pembuatan obat yang baik,” jelasnya.

Selain menargetkan sertifikasi CPOB, PMI Jember juga berencana mengembangkan sertifikasi fraksionasi plasma sebagai bagian dari peningkatan layanan kesehatan.

Target sertifikasi tersebut didukung capaian positif ketersediaan darah. Hingga Rabu sore, stok darah di UDD PMI Jember tercatat lebih dari 1.500 kantong.

Reporter: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *