REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jember menyatakan dukungannya terhadap program Bunga Desaku yang digagas Bupati Jember. Program tersebut dinilai tetap perlu dilaksanakan meski di tengah kebijakan efisiensi energi.
Ketua DPC PPP Jember, Madini Farouq, menegaskan bahwa kehadiran langsung bupati di tengah masyarakat tidak bisa tergantikan oleh teknologi.
Menurutnya, pemimpin daerah harus turun langsung menyapa warga, mendengar keluhan, serta melihat kondisi riil di lapangan, bukan hanya menerima laporan dari bawahannya.
“Efisiensi bisa dilakukan dengan mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial. Program seperti ini sebaiknya dikemas sederhana, tidak harus formal. Bisa dilakukan dengan duduk lesehan bersama warga, makan makanan sederhana khas desa, sehingga terjadi dialog langsung dan solusi bisa ditemukan,” ujar Madini.
Ia menambahkan, pengalaman serupa pernah dilakukan pada masa kepemimpinan Bupati Jember sebelumnya, di mana kegiatan turun ke desa dilakukan secara sederhana namun efektif menjaring aspirasi masyarakat.
PPP Jember juga menilai, kepuasan masyarakat ketika bisa bertemu langsung dengan pemimpin daerah merupakan hal yang tidak dapat digantikan oleh kecanggihan teknologi.
Terkait kekhawatiran beban anggaran, PPP memberikan masukan agar program Bunga Desaku ke depan tetap dilaksanakan dengan konsep lebih sederhana, membumi, dan hemat energi, termasuk meminimalkan penggunaan bahan bakar.
PPP menegaskan, anggaran untuk kegiatan blusukan bupati bukanlah pemborosan selama manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
