REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember menghentikan sementara operasional 58 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diambil setelah ditemukan sejumlah kendala administratif dan teknis saat inspeksi mendadak.
Penghentian sementara tersebut disebabkan karena beberapa pengelola dapur belum memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat melakukan inspeksi di salah satu dapur SPPG di Desa Curah Lele, Kecamatan Balung.
Meski dilakukan penghentian sementara, Pemkab Jember menegaskan tetap berkomitmen mengawal program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan nasional.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun peningkatan ekonomi lokal.
“Program unggulan Presiden ini sangat membantu masyarakat Jember, terutama dari sisi pemenuhan gizi. Selain itu, pembukaan lapangan pekerjaan juga sudah terlihat, mayoritas pekerjanya adalah warga Jember, khususnya masyarakat sekitar,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan evaluasi tetap diperlukan agar program berjalan optimal.
“Secara keseluruhan program MBG ini bagus. Kalau ada perbaikan, saya setuju. Di Jember ada 58 SPPG yang disuspend sampai perizinannya lengkap dan memenuhi standar yang ditetapkan,” tambahnya.
Pemkab Jember juga memastikan bahwa SPPG yang saat ini disuspend dapat kembali beroperasi setelah seluruh persyaratan administratif dan teknis dipenuhi.
Evaluasi akan terus dilakukan guna menjamin kualitas serta kelancaran program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Jember.
Reporter: Suyono
