REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Ratusan Orang Muda Katolik (OMK) dan perwakilan gereja paroki se-Kabupaten Jember berkumpul dalam Festival Lagu Rohani 2025 yang digelar di Aula Santo Elia, Gereja Paroki Santo Yusup Jember, Sabtu (1/11/2025).

Festival yang diinisiasi oleh Paroki Santo Yusup bekerja sama dengan Musyawarah Antar Gereja (MAG) Jember ini diikuti 340 peserta, terdiri atas empat grup OMK antarparoki dan tiga belas grup gereja wilayah. Mereka beradu kekompakan dan keindahan suara dalam membawakan lagu-lagu pujian rohani.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi serta sarana mempererat persaudaraan umat Kristiani di Jember.

Asisten I Pemkab Jember Adi Wijaya, yang hadir mewakili Bupati Muhammad Fawait, mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan rohani semacam ini berkontribusi penting terhadap pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

“Gus Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa salah satu upaya penanganan kemiskinan jangka panjang adalah melalui pembangunan mental dan spiritual. Kegiatan seperti ini sejalan dengan visi itu, di mana pembinaan mental masyarakat bisa terus ditingkatkan,” ujar Adi.

Sementara itu, Ketua MAG Jember Ignatius Sumarwiadi menjelaskan bahwa tema festival tahun ini adalah “Qui bene cantat, bis orat”, yang berarti “Barang siapa bernyanyi dengan baik, berarti berdoa dua kali.”

“Tema ini mencerminkan tujuan utama kegiatan, yaitu meningkatkan kualitas, kapasitas, serta mempererat silaturahmi antarumat Kristiani. Kami berterima kasih kepada Paroki Santo Yusup yang menjadi tuan rumah dan magnet bagi partisipasi paroki-paroki lain seperti Sempusari, Ambulu, dan Tanggul,” terang Sumarwiadi.

Ketua Panitia Fransiskus Xaverius Armand Prasetya menambahkan, festival ini dirancang untuk menggerakkan semangat anak muda agar lebih aktif dalam pelayanan dan kegiatan gereja.

“Anak muda Katolik kalau tidak digerakkan biasanya lebih banyak di rumah atau bermain gim. Karena itu, kami membuat acara ini untuk menumbuhkan jiwa kompetisi dan semangat kebersamaan mereka. Total peserta tahun ini mencapai 340 orang, terdiri atas empat tim antarparoki dan tiga belas tim wilayah,” jelas Armand.

Ke depan, panitia berencana menjadikan Festival Lagu Rohani OMK dan Gereja se-Jember sebagai agenda tahunan. Harapannya, kegiatan ini dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkarya melalui suara, iman, dan semangat pelayanan.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *