REDAKSIFTV.COM JEMBER – Uji coba penutupan Simpang 4 Argopuro telah berlangsung selama sepekan. DPRD Jember, melalui Komisi C, memberikan evaluasi awal terhadap kebijakan tersebut. Hasilnya, penutupan ini dinilai cukup efektif dan berpeluang untuk dijadikan permanen.

Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, menjelaskan bahwa selama masa uji coba, arus lalu lintas di kawasan Jalan Hayam Wuruk ke Gajah Mada – maupun sebaliknya – menjadi lebih lancar.

“Selama tujuh hari penutupan, lalu lintas di jalur utama jauh lebih teratur. Sementara volume kendaraan dari arah Jalan Imam Bonjol dan Perumahan Argopuro tidak terlalu besar, jadi dampaknya relatif kecil,” jelas David, Jumat (11/7/2025).

Menurutnya, perubahan dari simpang empat bersinyal menjadi simpang tiga tanpa lampu lalu lintas dinilai efektif. Apalagi, dari hasil pemantauan di lapangan, tidak banyak pengguna jalan dari arah Perumahan Argopuro yang terdampak signifikan.

Meski begitu, DPRD mengakui bahwa ada sejumlah keluhan dari masyarakat, terutama warga Perumahan Argopuro, terkait penutupan tersebut.

“Kami mencatat adanya beberapa masukan dan keluhan warga. Itu akan jadi bahan pertimbangan sebelum keputusan permanen diambil,” tambahnya.

DPRD pun membuka kemungkinan agar rekayasa lalu lintas ini diberlakukan secara permanen, namun tetap menunggu evaluasi menyeluruh dan aspirasi dari masyarakat.

Reporter : Anas Hidayat
Editor : Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *