REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Meski baru saja meraih hasil positif di Liga 4 Zona Jawa Timur, manajemen Persid Jember langsung bergerak cepat membuka bursa transfer internal. Sebanyak sembilan hingga sepuluh pemain disebut tengah menjalani trial untuk memperkuat skuad jelang putaran nasional Liga 4.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi tim setelah finis di peringkat ketiga Zona Jawa Timur. Manajemen menilai persaingan di level nasional akan jauh lebih ketat, sehingga diperlukan tambahan amunisi guna memperdalam komposisi pemain di setiap lini.
Ketua Yayasan Persid Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengatakan tim akan segera kembali menggelar latihan dengan sejumlah wajah baru.
“Insya Allah tanggal 23 kami mulai latihan kembali. Ada sekitar sembilan sampai sepuluh pemain yang akan ikut trial di Persid Jember. Kami melihat sesuai kebutuhan dan kualitas. Kemarin masih banyak pemain magang, dan ada ketimpangan antara pemain inti dan cadangan. Sekarang kami ingin agar setiap lini bisa ter-cover dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, penambahan pemain diharapkan mampu memberikan variasi taktik sekaligus menjaga stabilitas performa tim sepanjang kompetisi nasional.
Sementara itu, Bupati Muhammad Fawait turut memberikan dukungan terhadap langkah penguatan manajemen. Ia menyebut Pemerintah Kabupaten siap berkolaborasi demi kemajuan klub kebanggaan masyarakat Jember tersebut.
“Sebentar lagi Persid akan masuk Liga 4 nasional. Kami menunggu rancangan yang akan disusun oleh ketua yayasan dan keluarga besar Persid. Apa yang bisa dilakukan Pemkab tentu akan kami dukung. Ke depan, klub besar tidak hanya disokong Pemkab, tapi juga merangkul banyak pihak di Kabupaten Jember maupun luar daerah. Saya optimistis, sekarang sudah juara tiga Piala Gubernur dan masuk liga nasional, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi dan naik ke liga yang lebih tinggi,” katanya.
Putaran nasional Liga 4 menjadi tantangan berikutnya bagi skuad Macan Raung. Manajemen menargetkan tim tampil kompetitif dan tidak sekadar menjadi peserta, melainkan mampu berbicara banyak di level nasional.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
