REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Indahnya toleransi antarumat beragama kembali terlihat di Kabupaten Jember pada bulan Ramadan. Umat Katolik yang tergabung dalam Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Jember kembali menghadirkan Warung Kasih, program sosial tahunan yang menyediakan makanan berbuka puasa dengan harga terjangkau bagi warga Muslim.
Kegiatan ini dipusatkan di Klinik Kesehatan Panti Siwi, Jalan Kartini, Jember. Setiap hari mulai pukul 16.00 WIB, warga dapat memperoleh satu porsi menu berbuka hanya dengan membayar Rp3.000. Dalam satu porsi tersebut sudah termasuk nasi, sayur, lauk, dan air mineral.
Ketua WKRI Jember, Lucia Fransisca Elly Krisnaningsih, mengatakan program Warung Kasih telah berjalan selama 24 tahun. Awalnya, kegiatan ini lahir dari kepedulian para perempuan jemaat gereja terhadap para tukang becak yang kesulitan mendapatkan makanan saat waktu berbuka puasa.
“Warung Kasih ini sudah berjalan 24 tahun. Untuk umat Muslim yang sedang berpuasa, kami ikut bertoleransi. Meskipun berbeda agama, kita tetap satu. Setiap bulan Ramadan, WKRI Santo Yusuf Jember berpartisipasi mengadakan Warung Kasih. Biasanya untuk tukang becak atau pedagang di sekitar sini,” ujar Elly.
Seiring waktu, Warung Kasih tidak lagi hanya diperuntukkan bagi tukang becak, tetapi terbuka untuk masyarakat umum. Saat ini, WKRI menyediakan sekitar 200 bungkus nasi setiap hari dengan menu yang berganti-ganti.
Salah satu pembeli, Ika, mengaku sangat terbantu dengan adanya Warung Kasih, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.
“Alhamdulillah, sangat membantu untuk buka puasa. Terima kasih banyak atas antusiasnya. Ini juga menjadi ladang pahala. Saya baru pertama kali membeli dan benar-benar membantu masyarakat, apalagi di masa-masa sulit seperti sekarang. Adanya Warung Kasih ini sangat membantu dan mempermudah bagi yang berpuasa,” ungkapnya.
Kehadiran Warung Kasih menjadi simbol nyata kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Jember. Semangat saling menghormati dan berbagi di bulan suci Ramadan pun semakin mempererat kerukunan masyarakat.
Reporter: Suyono
