REDAKSIFTV.COM, Jember – Dugaan kekerasan verbal yang dilakukan oknum guru di SD Negeri 1 Kaliwates mendapat perhatian serius dari legislatif. Anggota Komisi D DPRD Jember, Alfian Andri Wijaya, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah tersebut untuk menindaklanjuti aduan dari wali murid.
Sidak dilakukan pada Jumat pagi (20/12/2025) bersama Dinas Pendidikan, DP3AKB, serta PGRI Jember. Langkah ini bertujuan mengklarifikasi laporan terkait dugaan ucapan guru yang dinilai sebagai bentuk kekerasan verbal terhadap siswa.
Alfian Andri Wijaya menegaskan bahwa kekerasan verbal merupakan pelanggaran serius dalam dunia pendidikan, sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023. Ia meminta kejadian tersebut dijadikan evaluasi bersama agar tidak terulang kembali.
“Kami di sini melakukan pembinaan. Kami meminta lintas OPD maupun lintas dinas untuk melakukan uji petik di sekolah, sekaligus mengaktifkan kembali Satgas TPPK dari tingkat kabupaten hingga satuan lingkungan pendidikan,” ujar Alfian.
Ia menekankan pentingnya keaktifan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di seluruh sekolah.
“Kami ingin di semua sekolah, baik negeri maupun swasta, Satgas TPPK itu aktif. Mulai dari lingkungan sekolah sampai level kabupaten, agar seluruh yang ada di lingkup pendidikan terjamin dari segala macam bentuk kekerasan,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SDN 1 Kaliwates, Budi Wardoyo, menyatakan pihak sekolah siap melakukan pembinaan terhadap oknum guru yang bersangkutan dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.
“Insyaallah ke depannya kami siap untuk membenahi, dan kami pastikan kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi,” kata Budi Wardoyo.
Usai dilakukan dialog bersama seluruh pihak, oknum guru yang dilaporkan mengakui kekeliruan dan menyampaikan permohonan maaf atas ucapan yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi siswa.
DPRD Jember berharap kasus ini menjadi pembelajaran bersama untuk memperkuat pengawasan serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *