REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Jember untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satu penerima manfaat adalah seorang lansia di Kecamatan Panti yang kini bisa menikmati rumah layak huni setelah bertahun-tahun tinggal di rumah reyot.

Suasana bahagia terlihat di kediaman Selami, warga Desa Kemuningsari Lor, Rabu (15/4/2026). Janda berusia sekitar 80 tahun itu kini memiliki rumah berdinding tembok dan berlantai keramik, jauh berbeda dari kondisi sebelumnya.

Selama puluhan tahun, Selami harus bertahan di rumah sederhana berdinding papan dan bambu yang kerap bocor saat hujan. Keterbatasan ekonomi membuatnya tidak mampu memperbaiki rumah secara mandiri.

Anak Selami, Sulis, mengungkapkan kondisi rumah ibunya sebelum mendapat bantuan sangat memprihatinkan.

“Dulu lantainya masih tanah, dindingnya dari kayu dan bambu, sudah sekitar 20 tahunan. Kalau hujan sering bocor. Sekarang sudah dipasangi keramik dan rumahnya jauh lebih bagus. Alhamdulillah lebih nyaman, terima kasih banyak kepada yang sudah membantu,” ujarnya.

Selain perbaikan fisik rumah, Selami juga menerima bantuan peralatan dapur dan sembako untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

Selami menjadi satu dari enam warga di Kecamatan Panti yang menerima bantuan RTLH dari Pemkab Jember pada tahun anggaran 2025. Program ini terus dilanjutkan pada tahun 2026 dengan target yang lebih besar.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat, serta berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.

“Kami mohon doa agar Pemkab Jember bisa lebih banyak membantu masyarakat, terutama terkait rumah tidak layak huni. Rumah adalah kebutuhan pokok, karena bagaimanapun masyarakat pasti kembali ke rumah. Dengan rumah yang layak, diharapkan bisa meningkatkan kesehatan dan kualitas SDM di Kabupaten Jember,” katanya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 ini pemerintah menargetkan perbaikan hingga 1.000 unit RTLH, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun 2025 sudah menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah Jember, sekitar 200-an rumah. Mudah-mudahan tahun ini bisa kita tingkatkan hingga 1.000 unit, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tambahnya.

Melalui program RTLH ini, pemerintah berharap dapat menekan angka kemiskinan sekaligus memberikan harapan baru bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Jember.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *