REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember memperingati Hari Kartini 2026 dengan cara berbeda. Selain menggelar kampanye tolak politik uang, lembaga ini juga membekali anggota dan staf, khususnya perempuan, dengan pelatihan bela diri (self defense) untuk menghadapi potensi pelecehan dan kekerasan seksual.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Jember, Selasa (21/4/2026), diikuti oleh anggota dan staf perempuan yang tampil mengenakan kebaya sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Tak hanya seremonial, para peserta juga mendapatkan pelatihan langsung dari instruktur terkait teknik dasar bela diri. Materi yang diberikan mencakup pengenalan ciri-ciri pelecehan dan kekerasan seksual, cara menghadapi situasi berbahaya, hingga pemanfaatan kekuatan tubuh untuk melawan saat kondisi terdesak.

Anggota Bawaslu Jember, Wiwin Riza Kurnia, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan perempuan dalam berbagai situasi.

“Pelatihan self defense ini untuk mempersiapkan diri agar lebih matang, termasuk saat menghadapi situasi pelecehan atau kekerasan seksual. Siapa pun bisa berpotensi menjadi korban, sehingga peserta dibekali pemahaman untuk mengenali ciri-ciri kasus yang terjadi di lapangan, baik pelecehan maupun kekerasan seksual,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta juga dilatih mengenali titik lemah pelaku, menggunakan kekuatan tubuh yang dimiliki, serta meningkatkan refleks dan kesiapan diri dalam kondisi darurat.

“Peserta juga diajarkan bagaimana menghadapi situasi terdesak, mengenali titik lemah yang bisa dilawan, serta menggunakan kekuatan tubuh. Selain itu, melatih refleks diri dan kesiapan dalam mengambil keputusan, termasuk memilih langkah yang tepat saat berada dalam kondisi berbahaya,” tambahnya.

Guna memperkuat upaya pencegahan, Bawaslu Jember juga membentuk kelompok kerja (pokja) yang fokus pada penanganan dan pencegahan pelecehan serta kekerasan seksual.

Selain pelatihan bela diri, Bawaslu Jember turut membagikan stiker bertema penolakan politik uang kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi kampanye positif yang menyebar luas di kalangan pemilih.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Jember berharap semangat Kartini tidak hanya diwujudkan dalam simbol, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas dan keberanian perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di ruang publik maupun lingkungan kerja.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *