REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Rencana Pemerintah Kabupaten Jember untuk merevitalisasi Pasar Tanjung disambut positif oleh para pedagang. Pembangunan ulang pasar induk tersebut dinilai mendesak karena kondisi fisiknya yang kumuh dan rawan tergenang saat musim hujan.

Proyek revitalisasi Pasar Tanjung dikabarkan akan mulai dieksekusi tahun ini dan ditargetkan rampung pada 2027, sesuai arahan Kementerian PUPR RI.

Saat ini, Pemkab Jember tengah merampungkan penyusunan acuan teknis pembangunan pasar semi modern dengan corak lokal khas daerah.

Pasar induk Kabupaten Jember itu rencananya akan dibangun ulang menjadi tiga lantai. Lantai dasar akan difungsikan sebagai area pasar basah, sementara lantai dua dan tiga diperuntukkan bagi pasar kering, seperti pedagang busana dan kuliner.

Ke depan, kawasan Pasar Tanjung yang baru ditargetkan mampu menampung lebih dari 1.400 pedagang. Selama masa konstruksi, para pedagang akan direlokasi ke tempat penampungan sementara.

Rencana revitalisasi ini pun mendapat dukungan dari pedagang. Mereka menilai kondisi pasar saat ini sudah tidak layak dan perlu segera dibenahi.

Salah satu pedagang, Devi Kusumawati, mengatakan kondisi bangunan pasar sudah tua dan sering mengalami kebocoran hingga banjir saat musim hujan.

“Pasar Tanjung ini memang harus direnovasi karena sudah tua. Kalau musim hujan bukan hanya bocor, tapi juga banjir. Kasihan pedagang, siapa yang mau naik ke atas kalau kondisinya banjir,” ujarnya.

Ia juga menilai kondisi pasar terlihat kumuh dan kalah dibanding pasar lain.

“Selain bocor, pasar ini juga perlu dicat. Menurut saya sudah terlihat kumuh, bahkan pasar kecil di kota lain bisa lebih bagus dari Pasar Tanjung. Harapannya semoga pembangunan ini segera direalisasikan,” tambahnya.

Para pedagang berharap proyek revitalisasi segera terealisasi agar Pasar Tanjung dapat menjadi pusat perdagangan yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi pengunjung.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *