REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Menjelang bulan suci Ramadan, permintaan tabung LPG bersubsidi 3 kilogram di Kabupaten Jember mengalami lonjakan signifikan. Peningkatan permintaan ini mencapai sekitar 40 persen dibandingkan hari normal, sehingga berdampak pada keterlambatan distribusi di sejumlah wilayah.

Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Besuki melaporkan, wilayah Jember timur dan Jember selatan mulai mengalami kesulitan memperoleh LPG 3 kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kepala Bidang Elpiji Hiswana Migas Besuki, Fandy Setia Laksana, mengatakan lonjakan permintaan LPG 3 kilogram merupakan kondisi yang kerap terjadi menjelang momen tertentu, salah satunya mendekati bulan Ramadan.

“Kalau permintaan tinggi biasanya memang ada momen-momen tertentu. Di bulan ini permintaan meningkat karena mendekati bulan puasa. Ada beberapa UMKM maupun masyarakat yang sudah mulai menggunakan tabung elpiji, sehingga kenaikannya cukup signifikan,” ujar Fandy, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, peningkatan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor kuliner, menjadi faktor utama naiknya konsumsi LPG bersubsidi di Jember jelang Ramadan.

Guna mengantisipasi dampak berkepanjangan, Hiswana Migas Besuki saat ini tengah mengajukan penambahan kuota LPG 3 kilogram kepada Pertamina agar pasokan tetap terjaga.

Adapun kebutuhan LPG bersubsidi di wilayah Karesidenan Besuki diperkirakan mencapai 76 ribu metrik ton, sehingga diperlukan pengaturan distribusi yang lebih ketat dan tepat sasaran.

Hiswana Migas mengimbau masyarakat agar menggunakan LPG 3 kilogram sesuai peruntukannya serta tidak melakukan pembelian berlebihan, demi menjaga stabilitas pasokan selama Ramadan.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *